Nawala Project

Latar Belakang :
Belakangan ini kita dikejutkan dengan beredarnya video porno mirip Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari. Terlepas dari benar tidaknya kabar tersebut, kita pun kembali tersadar akan perlu dan pentingnya melindungi bangsa ini dari bahaya pornografi. Penulis kemudian teringat mengenai Nawala Project yang pertama kali digagas oleh Asosiasi Warung Internet Indonesia(Awari) bersama-sama dengan Telkom dan diluncurkan secara resmi pada 17 November 2009. Niatnya adalah membuat sebuah DNS filtering “ala Indonesia” seperti layaknya OpenDNS.com.

Apa itu Nawala Project :
Nawala Project adalah sebuah layanan yang bebas digunakan oleh pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif. Nawala Project secara spesifik akan memblokir jenis konten negatif yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan, nilai dan norma sosial, adat istiadat dan kesusilaan bangsa Indonesia seperti pornografi dan perjudian. Selain itu, Nawala Project juga akan memblokir situs Internet yang mengandung konten berbahaya seperti malware, situs phising (penyesatan) dan sejenisnya.

Harapan dari digagasnya Nawala project ini adalah untuk melindungi pengguna internet, terutama anak-anak yang notabene merupakan generasi penerus bangsa, dari konten-konten yang negatif dan berbahaya. Dengan itu, diharapkan pula nantinya internet akan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Apa Produk/Hasil Dari Nawala Project Ini?
Produk dari Nawala Project adalah apa yang disebut sebagai Domain Name System Nawala (DNS Nawala). Berikut adalah penjelasan lebih lanjut yang dikutip dari Nawala.org

DNS Nawala adalah salah satu layanan yang diberikan oleh Nawala Project yang membantu pengguna internet menghindari akses ke situs-situs yang mengandung materi pornografi, judi, phising dan malware.

Bagaimana Cara Kerja DNS Nawala?
Singkatnya, ketika Anda mengakses internet melaui media apa saja (laptop misalnya), akses internet Anda akan diarahkan terlebih dahulu ke sebuah tempat (server nawala) di mana kepada akses tersebut akan diberlakukan filterisasi terhadap semua konten negatif dan berbahaya yang ada di dalam database Nawala sebelum diteruskan ke alamat yang kita tuju.

Dari mana sumber database Nawala?
DNS Nawala akan melakukan filterisasi terhadap semua konten negatif dan berbahaya (terdapat pada alamat domain tertentu) yang sudah dimasukkan ke dalam database oleh Tim Nawala Project. Selain itu, Anda juga dapat berpartisipasi dan membantu kerja dari Tim Nawala Project dengan mengusulkan atau melaporkan alamat domain tertentu untuk dimasukkan ke dalam database blocking list bila memang dianggap berisi konten negatif atau berbahaya. Anda dapat mengusulkan atau melaporkan alamat domain tersebut pada link berikut atau melalui email ke info@nawala.org

Bagaimana cara menggunakan DNS Nawala?
Alamat dari Domain Name System Nawala (DNS Nawala) adalah sebagai berikut.

• DNS#1 Preferred: 180.131.144.144
• DNS#2 Alternate: 180.131.145.145

Anda dapat mengaktifkan DNS Nawala dengan pada komputer berbasiskan Windows, Mac, maupun Linux. Selain itu, DNS Nawala ini juga bisa digunakan atau diaktifkan pada settingan DNS di Local Computer kita ataupun settingan DNS di modem (modem ADSL Speedy misalnya) yang kita gunakan. Untuk komputer berbasiskan Windows XP yang akan diaktifkan DNS Nawala pada settingan DNS Local Computer-nya, Anda dapat langkah berikut.
1. Pilih Control Panel dari Start menu.
2. Klik Network Connections yang ada di Control Panel.
3. Klik kanan pada koneksi yang akan Anda aktifkan DNS Nawala (Local Area Connection misalnya) dari jendela Network Connections dan pilih Properties.
4. Pilihlah Internet Protocol (TCP/IP) dan klik Properties.
5. Klik radio button pada Use the following DNS server addresses dan ketikkan alamat DNS Nawala pada kolom Preferred DNS server dan Alternate DNS server.
6. Klik Ok.

sumber : http://www.nawala.org/